Pamanslam's Blog

Digoda Sop Janda (lagi)

Posted by: pamanslam on: October 7, 2009

Bulan kemarin sih sudah kapok, saya bilang, namun kok ya balik lagi kesana..

Mungkin sudah menjadi magnet dimana-mana, saat sudah menjadi bahan liputan media, sebuah rumah makan kecil di gang sempit pun diburu, sangat jelas terlihat sekarang di warung Sop Janda, siang ini.

Berderet-deret mobil parkirdi gang sempit itu *sempet saya kira, ada yang kondangan ya?, banyak banget mobilnya*. Lebih banyak dari bulan2 sebelumnya. Dan sekarang, konon, ada yang menyediakan lahan parkir mobil exclusive, VIP lah istilahnya, karena ternyata disitu ndak mau dibayar seribu hehehe.

Warung itu ramai, apalagi pas jam makan siang, ruangan penuh, panas, ditambah harus antri di dapur kalau mau cepet dapat sop nya. Nasi ambil sendiri, jadi terserah ukuran tiap orang, mau versi kuli atau jaim. Ada gorengan, kulkas pun boleh buka sendiri, untuk sekedar minuman botol ataupun air putih.

Bermacam macam warna seragam baju mereka, karena memang warung ini ada di “balik” kawasan industri MM2100 Cibitung, yang begitu luasnya sehingga banyak sekali perusahaan berdiri disana.

Untuk ukuran sebuah rumah makan, memang sih belum terlalu layak untuk dikatakan nyaman, karena memang masih asli, belum ada perubahan sejak berdiri, dan sudah seharusnya renovasi.

Namun saya berpikir ulang, kalau sudah di renov, takutnya ndak kaya dulu lagi, lagian juga mahal, mungkin sih. Tapi yang mengherankan, walaupun tahu tempatnya begitu, sejak banyak TV dan juga media online termasuk detikfood, sudah memasukkannya dalam artikel, semakin ramai saja.

Nama Sop Janda sepertinya dulu hanya sekedar guyonan orang yang datang, karena memang yang jualan sop di tempat tersebut termasuk karyawannya, kebanyakan janda. Kalua sopnya sih Sop Iga sapi. Namun menurut kabar, para janda sudah banyak yang menikah lagi *gosipnya lho*. Tahu juga karena suami barunya matre atau emang apa, tapi yang jelas karena udah terlanjur terkenal dengan nama itu, akhirnya sudah menjadi trademark dan brand, bahwa semua orang menyebut Warung itu Sop Janda.

Dari sisi rasa jangan tanya dech, maknyuss, hot, bahkan boleh dibilang Super duper Hot. Sebelum anda merasakannya saja, anda sudah bisa lihat orang2 yang keluar dari warung itu, bibirnya pada jontor semua, ngos2an, dan juga berkeringat segede jagung diseluruh mukanya, hehe.

Tampang puas kepedesan bercampur panas karena kebanyakan orang, sudah menjadi pemandangan keseharian di warung itu.

Namun ternyata, mereka berinovasi juga, membikin perubahan menu. Kalau dulu yang ada hanya yang Super HOT pedas, sekarang mereka mengembangkan pangsa pasarnya dengan menyediakan menu biasa, sedang, dan Pedas. Ini memungkinkan mengajak semua keluarga kesana termasuk yang alergi pedas. Dan ini pula yang membuat teman2 saya yang dulunya kapok jadi datang lagi.

Anda ingin mencoba?, ayo mampir aja, silahkan. Anda pasti akan tergoda ngejanda lagi eh maksudnya tergoda untuk makan sop janda lagi.

(ditulis dengan kondisi bibir jontor, sambil nenggak es teh)

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.